Mengapa Daun yang Dimakan Ulat Merugikan?

Tahu kupu-kupu kan?
Binatang indah yang terbang dengan kepakan sayapnya berwarna-warni dan menarik perhatian.



Tapi bukan kupu-kupunya yang akan dibahas, yaitu salah satu tahapan dari siklus hidup hewan ini.

Ulat.

Ulat adalah binatang yang menetas dari telur dan hidup dengan cara mencabik-cabik dedaunan di pohon.

Ulat ini adalah tahapan sebelum menjadi kepompong dan akhirnya lahir dalam bentuk yang baru, kupu-kupu.

Mulut rakusnya mampu melahap banyak daun setiap hari.


Inilah yang merugikan

Yang paling menderita adalah para petani, mengingat mereka sangat bergantung terhadap hasil panen yang banyak.

Dan ketika tanaman kesayangan dikunjungi ulat, sibuklah mereka menghalau hewan-hewan ini.
Jika dibiarkan, panen bisa hancur.

Kekacauan apa yang ditimbulkan oleh ulat?

Daun bisa dibilang sebagai sumber kehidupan bagi tanaman. Ketika daun lenyap, tamatlah riwayat tanaman itu.

Kok bisa?

Pada daun terjadi proses fotosintesis, yaitu proses produksi makanan bagi seluruh bagian tanaman.

Selain itu, fotosintesis sangat berguna bagi kehidupan sekitar, karena mampu menyedot karbondioksida yang berkeliaran.

Udarapun menjadi lebih segar.

Ok, balik lagi ke fotosintesis tadi.

Berkat makanan yang diracik daun, bagian tumbuhan yang lain seperti akar dan batang mendapatkan kiriman makanan yang teratur.

Bagian-bagian ini berkembang dengan baik dan akhirnya membuat pohon tumbuh kokoh sehingga berbuah dengan lebat.

Jadi jelas sekali ya..
Ketika daun mulai digigit sedikit demi sedikit sampai habis, matilah tanaman itu.

Penyedia makanannya hilang.


Dicegah

Jika menemukan ulat yang sedang asyik berpesta pada tanaman kesayangan anda, segeralah ambil tindakan nyata.

Bukan teriak ya!!



Kalau takut, ambil sebatang kayu dan congkel tubuhnya sampai mental dari tanaman. Ulat ini giat dan jika dibiarkan beberapa jam saja, sudah banyak daun yang menjadi korbannya.

Dan untuk tanaman pangan, sudah ada obat khusus untuk mengusirnya. Para petanipun tenang karena panen masih aman.

Daun-daun yang bertugas melayani nutrisi setiap bagian tumbuhan tetap aman dan membantu tanaman agar tumbuh dengan baik.

Jadi, itulah peran penting daun yang tidak boleh diganggu oleh ulat.



Menjaga kesegaran udara

Tumbuhan ternyata bukan makhluk yang egois, disamping memikirkan bagian-bagian tubuhnya agar tetap tumbuh dengan baik, ia juga melayani lingkungan disekitarnya.

Kita lihat lagi proses fotosintesis.

Bahan-bahan yang diolah tumbuhan sehingga berhasil membuat makanan adalah air dan karbondioksida.

Dengan bantuan matahari, keduanya diubah menjadi zat gula dan oksigen.

Yap..
Disinilah peran penting yang dibuat daun.
  • Ia menjadi penyedot karbondioksida
  • Menghasilkan makanan bagi mahkluk lain
  • Dan melepaskan oksigen.
Tiga hal penting langsung dijalankan oleh daun.


Karbondioksida


Karbondioksida adalah gas yang sanggup meningkatkan suhu dipermukaan bumi dan disebut-sebut sebagai dalang pemanasan global.

Jika semakin banyak daun yang mengeroyok gas ini di udara bebas, semakin sedikit dia berkeliaran dan membuat udara menjadi lebih segar.



Karbondioksida mampu membuat efek gas rumah kaca, dimana suhu di dalam bumi sangat panas dan membuat es di kutub mencair perlahan-lahan.

Pencairan es ini sangat ditakuti para peneliti.

Jadi salah satu solusi yang bisa kita lakukan adalah menanam banyak tanaman di rumah ataupun disekitarnya.

Selain membuat pemandangan menjadi lebih cantik, udarapun menjadi lebih enak dan kitapun nyaman beraktivitas disana.


Makanan


Tidak berhenti sampai disana, makanan yang dihasilkan oleh dedaunan juga bisa dinikmati oleh makhluk hidup lainnya.

Selain dikirim ke bagian lain seperti batang dan akar, makanan juga ada di dalam daun. Hewan-hewan pemamah biak sangat mengandalkan asupan makanan dari sini.

Mereka bisa mendapatkan energi lagi berkat dedaunan hijau tanaman.

Dan jika tanaman mampu tumbuh dengan baik, masih ada hasil lainnya yang juga tidak kalah bermanfaatnya.

Buah dan ubi.

Buah dan ubi adalah sumber makanan bagi hewan dan juga manusia.

Kita bisa memanfaatkan keduanya untuk pemenuhan nutrisi tubuh dan sangat cocok dijadikan lahan bisnis.

Pemasukan pun bisa diperoleh.

Nah, efeknya banyak sekali ya..
Tumbuhan ternyata sangat membantu kita agar bisa bertahan hidup.

Mengingat hanya tumbuhanlah yang bisa memproduksi makanan dan menyalurkannya ke berbagai makhluk di bumi ini, termasuk kita.



Oksigen


Kehadiran oksigen di udara luar membuat suasana menjadi semakin segar dan nyaman, tidak panas atau gerah.

Terimakasih, ini semua berkat daun.

Bekerja sama dengan sinar matahari dan zat hijau daun (klorofil), air dan karbondioksida diolah menjadi makanan dan oksigen.

Oksigen dilepaskan ke udara dan diserap oleh makhluk hidup, termasuk kita.

Kebutuhan akan oksigen terpenuhi dan proses pernafasan tetap bisa berjalan dengan baik dan kehidupan pun normal.

Jadi tidak salah jika hutan yang sangat luas disebut sebagai paru-paru dunia.

Mengingat banyaknya tumbuhan yang hidup disana dengan milyaran dedaunan yang bergelayutan dan siap menyedot karbondioksida untuk menghasilkan oksigen.


Kesimpulan

Sebegitu besar manfaat daun bagi kehidupan manusia dan jika banyak yang diserang ulat, bisa dipastikan tanaman itu akan mati.

Penyuplai makanan bagi setiap anggota tubuhnya sudah hilang.

Memang sih tidak semua jenis dedaunan dimakannya.

Tapi jika tanaman itu adalah tanaman kesayangan dan bermanfaat bagi kita, kerugianlah yang tampak di depan mata.

Contohlah petani.

Jika tanaman pangannya dicabik sedikit demi sedikit oleh ulat ini, mereka bisa rugi karena panen bisa gagal.


Baca juga :

Post a Comment for "Mengapa Daun yang Dimakan Ulat Merugikan?"